Kamis, 26 Januari 2012

Dulu sebelum saya terjun ke dunia kenari, saya tidak tahu apa itu burung kenari, bentuknya seperti apa dan keunggulannya dimana? karena sangat penasaran dengan burung kenari, akhirnya saya cari tahu di dunia maya, tanya ke mbah google akhirnya ketemu juga, informasi sangat menarik selain memiliki warna yang menarik dan suara yang indah, burung kenari juga bisa di ternak. Karena bisa diternak akhirnya saya tertarik dan mencoba untuk berternak.

Sebelum punya indukan baik jantan dan betina saya sudah menyiapkan kandangnya dulu, sengan semangat saya buat kandang sendiri, dengan tempat dan peralatan yang sederhana akhirnya jadi juga kandangnya :D

Kandang yang sangat sederhana
Pertama kali ternak sekitar bulan Juli 2009, dengan 3 ekor kenari 1 jantan 2 betina, waktu itu beli ke teman 1 juta dapat 3 ekor, jenis lokal, AF, saya tidak tahu yang penting dapat kenari.

Saya coba jodohkan akhirnya jodoh dan sempat nelor, tapi belum membuahkan hasil, betina kena penyakit snot waktu masih ngeram, selang beberapa hari betina mati. Betina yang satu lagi saya tidak tahu kalo sakit, akhirnya mati juga. sempat berhenti selama 3 bulan karena tidak punya betina lagi. Sedikit demi sedikit ngumpulin duit buat beli indukan lagi, akhirnya dapat juga betina baru kata pemiliknya kenari jenis waterslanger saya beli dengan harga 650 ribu, kemudian saya jodohkan, setelah selang beberapa hari akhirnya nelor 2 butir, netas 1, seneng banget deh bisa netes.

Setelah anak kenari umur 16 hari indukan mulai birahi lagi, sudah mau nelor lagi, karena baru pertama kali kejadian seperti itu saya biarin saja. sekitar jam 11:00 wib malam saya kasih makanan buat ngloloh anakannya. Pagi hari waktu mau ngasih makan apa yang terjadi betina sudah tergeletak lemas disampingnya ada telornya, kemungkinan mati saat nelor, waktu itu masih punya anak yang belum bisa makan sendiri. Saya  berusaha supaya anak kenari bisa bertahan hidup sampai bisa makan sendiri dan akhirnya bisa tumbuh dewasa.

Anak kenari yang bernasib malang, setelah tumbuh dewasa sayapnya cacat akibat gigitan tikus. dengan perjalan waktu luka gigitan tikus sembuh tapi si kenari tidak bisa terbang karena sayapnya cacat. Sempet bertelor tapi belum pernah netes.

Sedikit cerita tentang pengalaman dalam beternak kenari, kendala dan musibah pasti ada, jangan mudah putus asa, tetap semangat dengan materi yang ada. nabung dikit demi sedikit demi untuk kenari, setelah kebeli cobaan ada aja. Mungkin Allah SWT menguci kesabaran umatnya.

Belajar dengan teliti dan tekun, maka ilmu akan bertambah.
Kesabaran, ketekunan dan semangat yang tinggi akan membuahkan sesuatu yang bermanfaat.


Berikut masalah yang sering penulis alamai dalam ternak kenari sbb :

1. Mulai dari penjodohan sampai nelor
Betina yang pertama kali nelor biasanya tidak pandai dalam membuat sarang, nelor disembarang tempat akibatnya telor pecah, jika sudah netas biasanya tidak pandai merawat anak, lebih sering disarang ketimbang turun mengambil makanan, akibatnya anak mati akibat di erami terus dan kurang dapat asupan makanan.
2. Ngeram tapi tidak netas
penyebabnya biasanya antara sijantan dan betina kurang jemur, tidak dibuahi, kurangnya asupan nutrisi.
3. Betina yang protektif
Ini sudah bawaan karakter, tidak pandai merawat anak, rasa kuwatir terhadap keamanan anaknya, jadi sering dierami, akibatnya anak bisa mati.
4. Pada waktu ngeram biasanya tidak sampai tuntas, belum waktunya netas sudah ditinggal. penyebabnya biasanya kurang nyaman terhadap sarangnya, tempatnya terlalu panas.
5. Pada waktu ngeram sering turun naik ke sarang, biasanya terpengaruh terhadap suara jantan, karakter seperti ini jika ngeram minta ditemenin sama pejantannya.

4 Responses so far.

Welcome to My Blog

INFO MENARIK

Followers

Info Menarik Buat Anda!

Ternak Burung Kenary-081382838987 (Om Silo). Diberdayakan oleh Blogger.

Pageview

Cio Cio Wer weerKewer

Search Artikel

Memuat...

Info Menarik Untuk Anda

MERDEKA

- Copyright © 2013 Perawatan Burung Kenari -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -